
Lagu Langit Mati
Pagi itu ia lagi memanggil lagu langit
Bersila di sisi jendela
Lalu usai lalu menutup kitab
Lalu mulai menyurat lagi sajak-sajak tanpa
Tujuan yang terang : Sepertinya dunia hanyalah
Jalan yang melingkar, tanpa halte
Tanpa terminal terakhir
Dan tempat ia berdiri mungkin saja suatu yang
Lebih mengering dari bunga-bunga di vas itu
Dan berjatuhan
harapanmu hanya separoh terisi dari
rumah yang ditegakkan berpuluh tahun
dan penyair tua ini telah beribu baris habis
menulisi usia cinta tak habis-habis
cinta lebih panjang dari kata
cinta bikin kau dan aku bersekutu dengan
Diri di sebalik diri
di garis senja ke malam
No comments:
Post a Comment