Thursday, September 6, 2012

PUISI UNTUK SAHABATKU

kian lama aku tidak berpuisi
sukar untuk menitipkan kata-kata
yang membawa sejuta makna
hanya keranamu sahabatku
aku ingin berpuisi kembali
pilunya seluruh sanubari
bertunjang akarnya melilit perasaan
saat kau katakan
’peluklah daku sekiranya kita bertemu’
pasti
itulah yang akan kulakukan
jika kesempatan bertandang
itulah jawabku
buat tatapan matamu
tanpa kau lihat
titis airmata yang melimpah dipipiku
kerana hati digigit rindu
aku rindu kasih sayangmu
aku rindu gurau sendamu
aku rindu pesan nasihatmu
aku rindu untuk melihat kau tersenyum
dan ketawa mendengarku bercerita
sahabatku
doakan kepada TUHAN
temukan kita sebelum kita tiba di pelabuhan
minta kepadaNYA. minta.
supaya kita sempat berdakapan
sebelum pulang ke perkampungan.,,

Tuesday, July 24, 2012

KESETIAANKU HANYA UNTUKMU

Sekali lagi aku terkejut..macam manalah cover novel aku yang ke tiga ini boleh muncul di internet..?

Thursday, July 12, 2012

JURIAH ISHAK

Pembaca sekelian..sila layari blog di bawah untuk menatapi petikan novel-novel karya yang telah diterbitkan terima kasih.. http://noveljuriahishak.blogspot.com/

Tuesday, March 20, 2012

NOVEL:SELAGI NAFAS BELUM BERAKHIR





NOVEL KE 2 ..yang diterbitkan oleh Rhythmn Publisher..
entah macam mana boleh muncul covel novel ni dalam internet..

Monday, February 20, 2012

derita ini,tiada noktah....

Berapa lama lagi hati dapat bertahan
Tika malam semakin menghimpit
Kesepian semakin menekan
Pandang ke kiri hitam
Pandang ke kanan kegelapan
Meski berteman
Aku keseorangan dan kekosongan
Alangkah pedih
Alangkah terhiris
Mendengar dan melihat
Orang sekeliling di belengu kebahagiaan
Tapi aku dibelit penderitaan
Sehingga bila?
Sampai ke mana?
Airmataku tiada lagi untuk tumpah
Suara batinku sudah lenyap untuk menjerit
Aku inginkan pengertian
adakah aku hanya pelengkap kehidupan
Untuk insan lain
Sedang diri harus bersabar
dan mengorbankan diri
walau hati mengelepar dan meronta
ingin kebebasan
izinkan aku mencapai impian
izinkan aku mencicip kebahagiaan
walau sesaat Cuma
namun aku terus di ikat tambat
dalam penderitaan yang tiada noktah.

Sunday, February 19, 2012

sepi sang ISTERI

dalam kamar ini
seorang isteri terusan bertilamkan duri
berbantalkan gerigi
selimutnya sepi
mimpinya sunyi

hari-hari yang dilalui
adalah duka yang tidak direla
mengekori sentiasa
terkoyaklah anganan zaman remaja
rumahtangga itu syurga
nyatanya penjara
menghimpunkan airmata
hendak dilimpahkan di dada siapa

semalam,hari ini,esok
dan sampai bila-bila
penantian belum pasti akan terisi
di hati terus menangisi diri
akan adakah nanti
seorang isteri
yang membawa keperawanannya
sehingga nafas terhenti
dan tubuh dipeluk
oleh bumi yang berahi....

Puisi sepi............

jangan biarkan sepi itu menggigit
pedih dan perit
jangan biarkan sunyi itu merobek
bisa dan sakit
jangan biarkan rindu itu mengintip
datangnya setinggi debu
mengalir laju memasuki kalbu

jangan biarkan sepi,sunyi,rindu
menggeluti diri,melingkari hati
tak tersinar cahaya menembusi jiwa
kegelapan mendekap erat
kosong dan bisu
lepaskan perlahan
satu persatu
biar lara tidak lagi bertandang
biar duka tidak lagi bertamu
cantumkan segala kelukaan
hapuskan segala penderitaan yang mencengkam…